Penyembahan sapi betina sebetulnya adalah hasil pemikiran lama warisan kelompok masyarakat primitif yang disebut totem . Ini adalah semacam penyembahan pada thâgut, yakni penyembahan yang dilakukan oleh manusia primitif pada tuhan berupa binatang atau tumbuh-tumbuhan, karena diduga bahwa antara manusia, binatang, atau tumbuh-tumbuhan ada tali persaudaraan dan hubungan kekerabatan. Totem sendiri diakui sebagai sesuatu yang suci dan najis sekaligus. Tuhan totem dipelihara dan dijaga oleh ajaran tabu. Di antara yang dianggap tabu adalah bahwa haram hukumnya membunuh hewan dan tumbuh-tumbuhan atau memakan dagingnya. Itulah pertumbuhan keyakinan tabu berkenaan dengan makanan. Pemikiran ihwal tabu memakan daging binatang dan tetumbuhan telah lama berakar pada sebagian masyarakat di dunia. Sapi betina menjadi tabu bagi orang India yang beragama Hindu, dan babi menjadi tabu untuk dimakan bagi orang-orang Yahudi. Lihat buku Al-Yahûdiyyah fî al-'Aqîdah wa at-Târi...
Komentar
Posting Komentar